menikah..dan menikah...

NIKAH…NIKAH DAN MENIKAH…..
beberapa waktu ini saya dapet beberapa undangan dari beberapa temen...ini bukan undangan rapat, bukan juga undangan dari pemerintah apalagi undangan penyitaan....(wuaaahh ga deh)...tapi ini adalah undangan yg membuktikan pertanggungjawaban mereka terhadap salah satu sunnah Rasulullah, bentuk pertangungjawaban terhadap slogan yg sering mereka umbar..."berjuang sepenuh dien"...yah undangan pernikahan. kalo ga salah sampe bulan mei depan ada undangan 6-8,,,ini masih undangan gy dah pasti, belum undangan yg nanti akan menyusul...oohh God...berarti saya harus menyisihkan cepek-an saya untuk menghadirinya...

pembaca: yah ga ikhlas doong?
saya:bukan gituh...tp itu hanya batu sandungan kecil bg orang kecil spt saya..(gede kaleee...he)
pembacca:syukur dah...
saya: :)

ok kembali ke topik utama...menikah...nah tmen2 jgn takut kalo berbicara tentang topik yg satu niih...kita (yeee...kita...situ aja kalii) yg blom nikah jg berhak ko u mengulas masalah ini...maksudnya berbicara mengenai pernikahan bukan hanya hak prerogatif dr mereka yg udah nikah...u kita yg lajang juga boleh ko...insyaallah ga bayar....

pembaca: iy percaya
saya:makasiih


##Menikahlah Karena Allah##
yang ini udah pasti adalah kunci kebahagiaan setelah menikah, kalo ga karna Allah SWT truz karna apa dong yaahhh. Innamal a’malubinniaat....pastinya temen-temen lebih paham dari pada saya mengenai Hadist yang pertama ini, intinya apa yg kita niatin di awal pasti itu yang akan kita dapetin nanti dan beruntunglah bagi orang yang niatin nikah hanya karena Allah dan merugilah orang yang mempunyai niat selain itu.

Sungguh temen-temen...hanya Allah yg layak kita tempatkan di urutan pertama dalam hati kita setelahnya yaah up to you deh. Selain itu Allah itu sesuai dengan prasangkan hambanya, so jika kita telah meniatkan menikah karnaNya maka Allah adalah tebusan bagi kita tapi tentunya tergantung bagaimana kita nanti menjalankan niat yg kita bangun tadi.

Ingetlah orang yang akan menikah aja ada janji dari Allah apalagi yang udah menikah... ga percaya...nih janji dari Allah bagi orang yg bakal nikah :
1. "Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)". (An Nuur : 26). Nah sebaik apakah diri kita saat ini ???

2. "Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui". (An Nuur: 32).
3. "Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya". (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160).

4. "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir". (Ar Ruum : 21).

5. "Dan Tuhanmu berfirman : 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina' ". (Al Mu'min : 60).

6. "Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat". (Al Baqarah : 153)
Mintalah tolong kepada Allah dengan sabar dan shalat. Tentunya agar datang pertolongan Allah, maka kita juga harus bersabar sesuai dengan Sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Juga harus shalat sesuai Sunnahnya dan terbebas dari bid'ah-bid'ah.

7. "Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan". (Alam Nasyrah : 5 - 6) Ini juga janji Allah. Mungkin terasa bagi kita jodoh yang dinanti tidak kunjung datang. Segalanya terasa sulit. Tetapi kita harus tetap berbaik sangka kepada Allah dan yakinlah bahwa sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Allah sendiri yang menegaskan dua kali dalam Surat Alam Nasyrah.

8. "Hai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu". (Muhammad : 7)
Agar Allah Tabaraka wa Ta'ala menolong kita, maka kita tolong agama Allah. Baik dengan berinfak di jalan-Nya, membantu penyebaran dakwah Islam dengan penyebaran buletin atau buku-buku Islam, membantu penyelenggaraan pengajian, dll. Dengan itu semoga Allah menolong kita.

9. "Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa". (Al Hajj : 40)

10. "Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat". (Al Baqarah : 214) Itulah
janji Allah. Dan Allah tidak akan menyalahi janjinya. Kalaupun Allah tidak / belum mengabulkan doa kita, tentu ada hikmah dan kasih sayang Allah yang lebih besar buat kita. Kita harus berbaik sangka kepada Allah. Inilah keyakinan yang harus ada pada setiap muslim.


##Menikahlah maka Engkau akan kaya##
kayaknya slogan ini ato kalimat ini dah ga asing lagi deh ya buat kita, hampir dari sebagian orang yang mau menikah terutama yang muslim make landasan ini sebagai landasan teoritisnya dalam proposalnya....

pembaca: ha...emang gituh ya???

Saya: Yah ga tau juga sih baru nebak doang....he...

Pembaca: yaaah kiraiiiin...

Saya: kirain jugaaa.....

Yang harus digaris bawahi disini adalah kata-kata KAYA...nah jangan pernah mengartikan dan mengukur KAYA itu hanya dari Materi atao duit ajah... mari kita generalisasikan KAYA dari sudut mana aja...dari mazhab mana aja en dari bagian mana ajaa...makna kaya bisa saja sama dengan tambah dewasa, tambah syukur nikmat, tambah bahagia, tambah kerjaan, tambah pikiran....he yg terakhir ga serius tuh....pokoke tambah segala-galanya deh terutama yg baik...pokoke sence of good personality terasah kayaknya.

Tapi sepertinya mang bener deh ya, disaat seseorang telah menikah maka yang harus bertanggung jawab atas dirinya dan keluarganya adalah dia, dengan cara apapun dan bagaimanapun mereka akan berusaha untuk berbuat yang terbaik demi keluarga yang mereka bangun.

Nah gimana...tertarik ga untuk nyoba nikah....

Pembaca: kog nyoba...langsung aja?

Saya : iyah...maksudnya ituuh...

Pembaca: yuuks...

Saya: Lha....

Maaf kalo pembahasannya ga serius yah...tapi saya hanya mencoba untuk mengungkapkan sesuatu yang ada di otak saya...tapi yah hanya segini dan begini doang dapetnya...kalo kurang tolong diperbaiki kalo lebih yah tolong dikurangi...lho....he.


Maka...maka....apa keputusannya????


jangan menikah karena cinta, karena ketika cinta itu habis, maka apa lagi yang dipertahankan..
tapi menikahlah karena Allah,,karena cinta kita pada Allah adalah kekal…

ikhlas

Makna Ke Ikhlasan

“Dan mereka tidak diperintah, kecuali hanya untuk beribadah kepada Allah dengan penuh keikhlasan di dalam menjalankan ajaran agama”. (al-Bayyinah:5)

Keikhlasan adalah inti dan ruh peribadatan. Ibnu Hazm berkata, niat adalah rahasia peribadatan. Kedudukan niat terhadap amal sama dengan kedudukan ruh terhadap jasad. Mustahil apabila peribadatan itu hanya berupa amalan yang tidak ada ruhnya sama sekali, seperti jasad yang teronggok.

Ikhlas adalah dasar diterima atau ditolaknya suatu amalan, dan juga kunci untuk menuju kemenangan atau kerugian yang abadi, jalan menuju sorga atau neraka. Manakala keikhlasannya itu cacat maka ia akan membawa pelakunya menuju neraka, tetapi manakala keikhlasan bisa terealisasikan maka ia akan membawa pelakunya menuju sorga.

Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya”. (al-Kahfi:110)

Makna Ikhlas

Ikhlas berasal dari kata khalasha, maknanya yaitu kejernihan dan hilangnya segala sesuatu yang mengotorinya. Dengan demikian, kata ikhlash menunjukkan kepada sesuatu yang jernih, bersih dan bebas dari campuran dan kotoran. Di antara makna ikhlas menurutb ulama’ adalah “Amal yang dilakukan hanya karena Allah, tidak untuk selain Allah”

Orang yang Ikhlas (mukhlis) adalah orang yang tidak peduli apakah keluar seluruh kemampuannya di hati orang lain karena kebenaran hatinya terhadap Allah, dan dia tidak ingin menampakkan amalnya meskipun hanya sebiji sawi kepada orang lain

Beratnya Meraih Kesempurnaan Ikhlas

Para salaf mengakui, bahwa merealisasikan ikhlas dan memperbaiki niat adalah perkara yang sangat sulit. Ini dikarenakan hati kita memiliki sifat suka berubah dan berbolak-balik, sehingga bisa jadi seseorang pada mulanya berniat ikhlas, namun di tengah jalan niatnya ternodai atau bahkan berubah. Demikian pula sebaliknya ada yang mulanya salah dalam niat, namun akhirnya tahu akan kekeliruannya, lalu memperbaiki niat tersebut.

Maka mengetahui berbagai persoalan yang berkaitan dengan keikhlasan amat perlu bagi kita, sebagai salah satu upaya menjaga hati, agar senantiasa lurus tertuju kepada Allah. Tidak goyah oleh segala gangguan dan godaan, baik was-was syetan maupun segala yang dicenderungi oleh hawa nafsu.

Keikhlasan yang sempurna amat-lah sulit digambarkan, kecuali oleh orang yang telah menyerahkan cinta-nya secara utuh kepada Allah dan mengutamakan akhirat. Apalagi mengingat, bahwa manusia memiliki sifat banyak lupa dan mempunyai kecenderungan yang besar terhadap kehidupan duniawi, bahkan banyak pula yang terpedaya olehnya.

Biasanya keikhlasan akan sulit untuk menembus hati orang yang telah terpesona dan tergantung dengan kehidupan dunia, kecuali atas taufik dari Allah. Jangan jauh-jauh, kita tengok dalam hati kita masing-masing dalam hal yang ringan saja, seperti makan atau tidur misalnya, kita melakukan itu biasanya karena memang kita menginginkannya. Jarang terbetik di dalam pikiran kita ketika melakukan itu adalah agar badan kita kuat dan sehat, sehingga dapat melakukan ibadah kepada Allah dengan baik. Demikian pula dalam melakukan berbagai amal yang lain, kita sering merasakan adanya berbagai bisikan dan gangguan yang menggerogoti kemurnian niat ikhlas kita kepada Allah.

Maka selayaknya masing-masing kita bersikap waspada, membentengi diri, memusatkan niat dan tujuan pada keikhlasan yang sempurna, jangan hiraukan was-was syetan, sebab was-was dan bisikan syetan akan menghancurkan dan melemahkan kita. Dan ketika amal-amal shaleh yang kita kerjakan terkena polusi, maka janganlah merasa lemah, sebab kotoran-kotoran tersebut dapat dihilangakan, sehingga amal tersebut menjadi benar-benar jernih dan tidak hilang pahalanya.

Bila Keikhlasan Ternodai

Bagaimana seseorang bersikap, apabila keikhlasan suatu amal yang dia kerjakan ternodai? Sebab tak jarang orang yang menghadapi masalah ini lantas surut dari berbuat kebaikan, khawatir terkena riya’.

Abu Thalib al-Makki berkata, “Seseorang tidak boleh meninggalkan amal shalih karena takut terkena penyakit pada amal, karena memang itulah yang dikehendakai oleh musuhnya (syetan). Tetapi dia harus kembali kepada niatnya semula, niat yang benar. Jika amal tersebut tersusupi oleh penyakit, maka hendaknya ia segera mencari obatnya, berusaha menghilangkannya dan tetap pada niat yang benar dan tujuan yang baik. Tidak boleh meninggalkan suatu amalan karena manusia, atau karena malu terhadap mereka. Sebab beramal karena manusia adalah syirik, dan meninggalkannya karena mereka adalah riya’. Meninggalkan amal karena khawatir akan masuknya penyakit (riya’) di dalam hati adalah kebodohan, dan meninggalkannya ketika amal tersebut sedang dilakukan (karena keikhlasannya terganggu) adalah suatu kelemahan. Siapa saja yang beramal karena Allah dan meninggalkannya juga karena Allah, maka tidak ada masalah baginya selagi masih berada dalam koridor ini, tentunya setelah ia dapat mebuang jauh jauh segala niat buruk. ”

Dapatkah Niat yang Rusak Diperbaiki?

Sebagian orang ada yang menyangka, bahwa apabila amal kebaikan dimulai dengan niat yang salah, maka amal tersebut harus ditinggalkan. Ini adalah anggapan yang salah. Niat itu dapat diperbaiki dan dibangun di atas amal perbuatan tersebut, tanpa harus meninggalkannya. Sebagian salaf ada yang pernah mencari ilmu tanpa niat yang sempurna dan benar, kemudian mereka menyadari dan akhirnya kembali kepada Allah serta memperbaiki niat mereka, memulai niat menuntut ilmu dengan niat yang benar.

Imam adz-Dzahabi mengatakan, “Para salaf mencari ilmu karena Allah, sehingga mereka menjadi mulia dan menjadi imam yang diteladani.” Ada juga di antara mereka yang mulanya mencari ilmu bukan karena Allah, setelah mereka mendapatkan ilmu mereka introspeksi diri, maka ilmu mereka telah mengantarkan mereka kepada keikhlasan di tengah jalan. Mujahid berkata, “Kami mencari ilmu, dan pada mulanya kami tidak memiliki niat yang benar, kemudian Allah mengaruniakan niat kepada kami.”

Keikhlasan Yang Ternodai

Seseorang yang telah berusaha beramal dengan ikhlas, namun ternyata masih ada noda yang mengotorinya, seperti kealpaan atau syahwat, maka pahala amalnya tidak hilang secara keseluruhan. Ini merupakan keutamaan dari Allah untuk hamba-hamba Nya, sehingga kaum muslimin tidak terjatuh ke dalam keputusasaan dan kesempitan hidup. Kotoran-kotoran yang semacam ini sangat sulit dihilangkan, kecuali sebagian kecil saja. Namun demikian bukan berarti, bahwa noda tersebut tidak berpengaruh terhadap amal, ia tetap membuat pahala suatu amal menjadi berkurang kesempurnaannya, namun tidak sampai kepada tingkat menghapuskannya sama sekali.

Oleh karena itu seorang hamba setelah berusaha semaksimal mungkin, hendaknya senantiasa khawatir antara ditolak dan diterima amal perbuatannya, takut kalau amal ibadahnya terdapat penyakit yang bahayanya lebih besar daripada pahalanya. Karena itu jangan sampai ada ujub dan bangga dengan amalnya, dan bahkan terus meningkatkan kualitasnya.

Memperlihatkan Amal Kebaikan

Memang, pada dasarnya amal kabaikan haruslah disembunyikan dan tidak perlu di tampakkan kepada orang lain, kecuali yang memang harus ditampakkan seperti shalat berjama’ah dan haji. Namun dalam keadaan tertentu memperlihatkan amal shalih dapat dibenarkan asalkan memenuhi syarat, yaitu:

Pertama, bebas dari riya’ (bukan untuk pamer)

Kedua, terdapat faedah diniyah dari menampakkannya.

Misalnya untuk memberikan contoh kebaikan, menguatkan orang yang lemah, atau untuk menenangkan dan memberikan kabar gembira. Seperti yang pernah dikatakan Abu Sufyan bin Harits, salah seorang paman Nabi menjelang wafatnya, “Janganlah kalian menangisi aku, karena sejak masuk Islam aku tidak pernah melakukan dosa.”

Children From Palestin

Children From Palestin

Sampai saat ini Israel laknatullah masih saja menggempur Palestina dengan berbagai macam cara. Serangan di lakukan memalui udara, laut dan darat. Berbagai macam cara telah mereka lakukan untuk melumpuhkan kekuatan HAMAS yang katanya punya basis yang besar di di jalur Gaza. Dengan serangan yang tak mengenal siapa dan dimana ini, Israel masih saja menganggap bahwa ini hanya merupakan test-case terhadap senjata yang mereka miliki, tapi bagi saya alasan ini sungguh sangat menggelikan bayangkan saja…masa mencoba peralatan dan amunisi perang ditengah kerumunan penduduk sipil. Dasaar manusia licik, anak kecil saja bisa tertawa mendengar pendapat yang bodoh ini.

Hingga hari ini (14 Januari 09) warga Gaza yang syahid telah mencapai angka 1000 orang, pemirsa ini hanya angka kematian sejak Israel memblokade secara resmi Gaza sejak akhir Desember tahun lalu, belum termasuk angka kematian pada tahun-tahhun lalu, belum termasuk angka kematian bulan lalu dan hari-hari yang lalu. Ini adalah angka kematian beberapa minggu terakhir, bayangkan saja hanya dalam waktu dua minggu Israel telah mengahantarkan beberapa penduduk Gaza kepada Rabbnya, itu artinya dalam sehari Israel telah menghadiahkan kematian pada 71 tiap harinya orang Gaza dan kebanyakan yang meninggal bukanlah dari kalangan militer tapi adalah masyarakat sipil mencakup ibu-ibu dan anak-anak, bagaimana dengan yang terluka yang kemungkinan akan menjadi orang berikutnya yang akan menyusul saudara-saudara mereka. Sepertinya mereka (israel) takkan bisa menghitungnya. Padahal yang mati dari kalangan Israel hanya berjumlah 13 orang dan sembilan diantaranya merupakan militer, sungguh sebuah perang yang tak berperikemanusiaan (ada ga ya perang yg ber perikemanusiaan???)

Israel memang penjahat perang sejati, lihat saja dengan sadar mereka justru menghadapkan moncong senjata dan rudal mereka di kompleks sekolah, dan kamp-kamp pengungsian yang pastinya kebanyakan di isi oleh para wanita dan anak-anak. Sepertinya ketakutan Israel memang sangat beralasan karena beberapa waktu sebelum Israel menggempur dan memblokade jalur Gaza, HAMAS telah mewisuda sekitar ±4500 Hafizd dari kalangan anak-anak.

Saat ini kenyataan yang kita rasakan dengan apa yang terjadi di bumi Palestina sangat jauh berbeda. Jika di sini (Indonesia dan yang lainnya) Allah menancapkan penyakit wahan dan mencabut rasa gentar dari lawan (kafir) namun di Palaestina yang terjadi adalah sebaliknya, Allah telah menumbuhkan rasa keberanian yang pernah dimilliki oleh Khalid pada saat berhadapan dengan perang pada masyarakat Palestina, Allah pun menancapkan kebajikan pada mereka sebagaimana dalamnya kebajikan Abu Bakar, Allah pun menghunuskan kaimanan pada mereka sebagiamana dalamnya ke imanan Umar, Allahpun menumbuhkan rasa cinta pada AlQuran sebagaimana kecintaan Usman pada AlQur’an, dan Allahpun telah memberikan kecintaan mereka (masyarakat Palestina) pada ibadah sebagaimana kuatnya ibadah Ali. Dan untuk bangsa kera ini Allah menancapkan sedalam-dalamnya dan sekuat-kuatnya pada hati mereka ketakutan yang amat sangat luar biasa.

Ini adalah modal utama masyarakat Palestina saat ini, saat mereka mengalami pemarjinalan negara-negara dunia yang tak berkutik saat anak-anak mereka meregang nyawa di depan mocong senjata tentara laknatullah, disaat mereka harus melihat suami-suami mereka hilang dan tak kembali di renggut oleh kepongahan para tentara kera ini. Kekuatan Ruhyi dari Rabb sang pemberi kekuatanlah yang menyebabkan mereka tak pernah lelah untuk membela bumi kiblat pertama, kekuatan AlQuran lah yang menjadikan mereka masih bertahan dan berjuang demi merebut kembali negri para anbiya.

Anak-anak mereka telah menjadi taruhan mereka didepan Rabb sang pemilik ruh dan jasad, maka perniagaan inilah yang mereka tunggu masanya. Tak ada kesedihan yang ada hanyalah gurat kebahagiaan karna nantinya mereka bisa dengan lantang mempertanggung jawabkan amanah yg Allah titipkan pada mereka. Allah telah memberikan kesempatan pada masyarakat Palestina untuk langsung melakukan perniagaan pada Allah akan tetapi bukannya kita bersyukur ya atas apa yang telah dilakukan oleh Israel terhadap Palestina, tapi saya hanya berusaha untuk berhusnudzon terhadap ketetapan yang digariskan oleh Allah terhadap saudara-saudara saya yang di Palestina.

Apalagi Allah telah menggantikan ruh para syuhada dengan kelahiran kurang lebih 3000 bayi2 selama masa blokade yg nantinya akan menggantikan sepak terjang jihad mereka yg telah syahid…

Sungguh Allah tak pernah meninggalkan mereka, saya dan kita semua…
Semoga keberkahan selalu Allah curahkan pada saudara/I kita d iPalestina.

Soo…berdoalah jika hanya itu yg bisa kita lakukan…
Ya…Allah berikanlah keutamaan pada saudara/I kami di Palestina…Aaamin.

aKsi or ReKrEaisI

Bismillahirrahmanirrahiimi….

Jumat 2 januari jam 1pm,,,

Duuh panas banget deh, sebenarnya males nih buat ikutan aksi tapi karna yang akan dibela adalah saudara2 muslim saya yang di Palestin maka dengan tekad bulat saya langkahin juga kaki menuju tempat perjanjian saya ma temen akhwat yang lain.

Cheess,,, wuis matahari nyengat banget dah ditambah ma dosa-dosa saya yang dah membumbung maka jadilah saya saat itu orang yang sedang berada di neraka dunia (lebay daah),,, tapi ni bener, hari ni panasnya Masyaallah deh mana saya pake gamis item lagi tapi untung aja pake jilbab putih (coz ta’limatnya gitu,,he) jadinya ga sampe bikin semangat saya tewas lah apalagi sembari nginget perjuangan saudara2 saya yang ada di Palestin jadi tambah semangat deeh,,, yo ayo,,,ayo semangat lagi begitulah kira2 hati saya berkata saat itu.

Tapi sebelumnya saya singgah bentar ke warnet mau testimonial dulu ke temen yang dipadang,,, mau manasin mereka yang belum aksi,,,he,,,baikhaan.

Awalnya saya harusnya berangkat dengan beberapa akhwat tapi ternyata ada yang dah berangkat duluan,,, jadilah saya hanya berdua dengan teman saya yang satu-satunya saat itu. Karna nungguin rombongan DPD Jaktim yang belum keliatan mau berangkat maka saya dan teman berazzam untuk merangkat duluan ma Busway (maksudnya naik Busway). Dalam perjalanan saya bertemu dengan tampang-tampang yang ga jauh beda dengan saya dan teman (sama-sama ninja,,he) ada juga rombongan jenggoter (alah apa coba). Ga kerasa Busway yang saya tumpangi telah berada di dukuh atas soalnya saya lagi keasyikan baca buku dari gerakan ke Negaranya ustadz Annis yang saya dapet gratis dari sekolah LDK tanggal 25 Desember kemaren,,, ok waktunya transit, Cuma satu shelter doang untuk meunju ke bundaran H.I tempat nongkrong saudara2 saya PKS dari wilayah lain.

Subhanallah mulai dari Shelter Tosari menuju H.I jalanan dah macet banget, Busway yg biasanya cepet (secara punya jalur sendiri) ga bisa berbuat apa2 (mau terbang ga punya sayap, mau ilang ga bisa sulap…he) soalnya jalur arah Kota dah macet disebabkan oleh bergelimpangannya massa PKS, saat itu kiri kanan banyak bus yg kosong(kayaknya bis carteran massa PKS). Waah banyak deh komentar orang2 yang se Busway ma saya mulai dari yang simpati sampai yang merutuki massa yang bikin mereka telat sampai tujuan,,,mh ksian juga siih. Tapi dengan baik hati coordinator bus yang saya tumpangi membukakan pintu depan busway agar massa dan simpatisan PKS yang akan aksi bisa keluar,,, waduh baik banget dah tuh bapak (semoga dimudahin juga urusannya ma Allah).

Ada kebanggaan tersendiri bagi saya jika mengikuti aksi2 yag diselenggarain ma PKS, aksi2 yang dilaksanain ma PKS tuh jauh dari capek coz ada rasa seneng ketemu ma sodara seiman dan seperjuangan (walaupun ga kenal), trus aksinya jg aksi damai belum pernah kejadian aksi yg menyebabkan berjatuhannya korban, dapet taujih dari ustadz2 yg punya ilmu ruuaarr biasa dan sholeh, dan lainnya, pokoke kerasa deh ruh memperjuangkan apa yg di aksikan itu di tambah dengan cuaca yang hampir selalu mendung dan ga panas…betah deh aksi jadinya.

Trus ada yang beda juga antara aksi2 PKS ma aksi2 organisasi yang lainnya. Hampir ditiap aksi yg dilaksanain ma PKS ramai oleh Pasutri alias pasangan suami istri baik yg lama dan baru yang membawa serta keluarganya mulai dari anak, ponakan, kakak, adek, bahkan orang tua, jadi kalo lagi aksi ga kerasa aksi justru yang kerasa itu kayak lagi rekreasi atawa pikniknya keluarga besar PKS gituh. Tapi kayaknya acara aksi damai mang jadi agenda kumpul bareng sama keluarga besar PKS selain Book Fair.

Perhatiin deh kalo kamu ngikutin aksi yang penyelenggaranya PKS, pasti rame ma anak2, bayi, batita, bahkan kakek2 dan nenek2. kalo dah ngeliat ini saya ma temen selalu koment gini, “ini aksi pa ajang rekreasi yah???”. Soalnya kalo dah nyampe deket monas pasti banyak yang ngegelar tiker dan ngeluarin bekel makanan dan abis tuh pada ngelingker deh (benerkan kayak rekreasi…he). Trusz ada juga pasangan baru yang gandengang….walah2 jadi mupEng nih….he.

Tapi mang itulah faktanya,,,, Allah mengikat mereka dengan ke Imanan bukan dengan harta dan kekuasaan semu …. Allah mengikat kita dengan kebeningan hati hingga merangkai ukhuwah yang akhirnya membentuk jalinan Indah persaudaraan.

tawaQu

Maaf kepalamu ku injak

Kejadiannya sih udah lama yah, sekitar tahun 2006 saat aku baru menginjak semester tiga di Unversitas Negeri Jakarta (UNJ). Masih menyandang predikat sebagai mahasiswa baru tentunya semangat pun masih baru alias masih seger. Hampir tiap kegiatan yang di selenggarakan oleh BEM baik itu tingkat jurusan sampai tingkat universitas ga bakal terlewatkan.

Apalagi yang namanya kegiatan fisik dan pengetahuan politik adalah kegiatan yang paling aku gandrungi saat itu dan sampai saat ini. Karna ketua BEM dan kepengurusan BEM tingkat universitas saat itu adalah orang-orang atau kakak angkatan yang saya kenal dan saya tahu bahwa kredibilitas mereka sangat baik maka tanpa berpikir panjang saat ada acara dari Departemen Sosial Politik sayapun mendaftarkan diri untuk mengikuti acara tersebut yang akan dilaksanakan diluar kota dengan konsep kemah sederhana selama dua malam tiga hari.

Tiba saatnya Sospol Adenture Camp dilaksanakan dengan peserta yang sangat sedikit, hanya 10 orang, enam laki-laki dan empat perempuan yang salah satunya adalah saya. Walaupun dengan jumlah perserta yang sedikit tapi itu tidak menyurutkan langkah panitia untuk tetap melaksanakan acara SAC ini, dan kamipun para peserta menjadi semangat melihat kegigihan panitia dalam menyelenggarakan acara tersebut.

Tiap materi kami serap dan kami terima dengan lapang apalagi banyak materi yang memang lagi up-date saat itu terutama mengenai materi perpolitikan tingkat kampus hingga nasional misalnya intelegen nasional dll, sebagai peserta kami cukup antusias apalagi dilakukan out-door dan dinginnya udara Cikoneng bogor tidak membuat semangat kami mengendur.

Jreng....jeng….jeng….tibalah saatnya pelaksanaan acara jurig malam. Dengan konsep yang lumayan kuno saya sudah bisa menebak bagiamana nanti kami akan diperlakukan oleh panitia. Malam itu kami dibangunkan pukul setengah dua malam,,,,wuiih dingin beudah udara ngerasa kayak di kutub utara apalagi saya ga terlalu cocok ma udara dingin,,, maka jadlah saya orang yang paling sengsara didunia saat itu karna menahan dingin,,,tapi semangat saya untuk ngikutin acara ini dah bikin rasa dingin menguap begitu saja.

Kegiatannya berlangsung dengan lancar, seperti biasa acara jurig malam sangat kental dengan nuansa penggojlogan. Kami diperintahin untuk menutup mata ma slayer yang di bawa…nah abis itu kita dipisah2in deh…suer bener2 ga tau mau di bawa kemana…setelah itu kita diperintahin untuk mengikuti kata2 dari komandan panitia yang isinya mengenai sumpah dan janji untuk menjadi mahasiswa yang proaktif dan professional…hingga akhirnya ada perintah….

Sekarang kalian buka slayer kalian….

Dan dalam hitungan 10....kalian harus sudah berada didepan saya
(pas dibuka...seed daah...jantung saya bedegup kenceeng banget,,,, secara saya paling jauh jaraknya ma komandan panitia dan keadaanpun gelap bangeet)

Tapi dengan semangat empat lima...maka sebagai peserta yang baik saya berlari sekenceng-kencengnya menuju sumber suara.

Bismillahirrohmanirrohiim...saya langsung ngacir tanpa tau siapa dan apa yang saya injek...ternyata ada seorang temen peserta perempuan yang juga berlari didekat saya tapi sialnya dia terjatuh tepat didepan saya....walhasil tanpa bisa dicegah dia harus merelakan kepalanya untuk saya injek,,,,ya Allah ga tega siih tapi mo gimana lagi...secara otak saya ga bisa langsung ngasih perintah ke badan untuk langsung berenti waktu temen saya jatuh....tapi live must go on karna jika saya terlambat nyampe komandan bisa-bisa saya kena punishment organisasi lagi,,,,iih ga mau.

Dengan nafas ngos-ngosan saya dan teman yang kepalanya saya injek akhirnya sampai tujuan dengan selamat alias kurang dari hitungan sepuluh....waduuh bisa dibayangin cepetnya saya lari....tapi ditengah nafas yang ngos-ngosan saya lirik-lirikan ma temen yang kepalanya ke injek dan tanpa bisa ditahan kita berdua ga bisa nahan tawa....sesek sih ya tapi mo gimana lagi keadaanya mang begitu....

Karna kita ga bisa ketawa lepas maka jadilah kita berdua sesak nafas karna nahan ketawa dan perut jadi tegang....haah untuung aja keadaan cukup gelap hingga ga ketahuan ma panitia.

Setelah acara selesai...ternyata acara jurig malam itu peserta lainnyapun mengalami peristiwa2 yg bisa dibilang lucu,,, ada yg ketonjok ma temennya ada yg ketabrak saat lari...dll.

Sampe sekarang kalo saya dan temen yg kepalanya saya injek itu cerita mengenai peristiwa penginjakan kepala itu kita jadi ketawa sampe sesek nafas...coz lucu banget.

Maaf ya kepalamu ku injek....he.


Dilarang bersuara


Pengalaman ini bener2 lucu dan bikin perut tegang. Ceriyanya gini... waktu itu lagi ada acara dari BEM Fakultas, semacam acara rekruitmen tingkat fakultas lah, namanya Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Fakultas atawa PKMF. Syaratnya udah ngikutin pengkaderan tingkat jurusan. Lagi2 acaranya didaerah puncak bogor tepatnya diCisarua.

Seperti biasa pada malam ketiga tepatnya malam minggu, sekitar pukul dua atau jam setengah tigaan para peserta akan dibangunkan untuk mengikuti jurig malam tapi ini sifatnya ga monoton harus penggojlokan gitu, tapi saya udah dibangunin dari jam setengah dua soalnya diperintahin jadi spy women alias mata2 or intel gitu....
Waktu dikumpulin diluar villa kita dikasih instruksi mengenai sebuah permainan/simulasi seperti badar game sama fasilitator...tapi dasar mahasiswa ada aja yang pengennya becanda mulu... nah saking geramnya tuh sang fasilitator karna ada yg berusaha memecah konsentrasinya maka keluarlah perintah....

Tidak ada suara !!!

Seketika suasana hening.....

Akan tetapi kami dikejutkan oleh suara misterius

Kurang lebih beginilah bunyinya.....

Tuuuut....tuuuuttt.....(maap kalo salah penulisan...he)

sontak suasana makin hening mendengar bunyi misterius itu (sebenarnya orangnya yg misterius) akan tetapi ini hanya berlaku beberapa detik saja,,,

Tiga detik kedepan suasana dah riweh kayak dipasar pagi, riweeh ma suara ketawa dari para peserta (palagi peserta laki tuh...) dan suara yang saling tuding...sumpah sayapun ketawa ngakak,,,secara orang lagi adem bisa2nya kepikiran untuk buang hajat.... mana habis diperintahin buat ga bersuara lagi....

Paginya kita ga berenti bicarain kejadian semalam...dan ternyata pelakunya udah katahun.... dan memang kita dah ga heran lagi siih... karna orang ini yang menjadi ketua BEM tingkat fakultas tahun 2008 ini.... kepribadiannya udah ga ganda lagi tapi dah multi kepribadian....

Gimana ga.... orangnya secara fisik digandrungi cewek,,, akademik ok,,,,organisasi good apalagi hafalan dan bacaan Qur’annya hampir semua mahasiswa tau itu....haaah untung aja kita dah pada tau dia orangnya gimana kalo ga...waaah dah dicap sebagai Trouble maker tuh.

Masih pada inget ga ya...peristiwa ini....

kemengan PKS

Astaghfirullah dah lama ga nulis niih coz kemaren2 lagi mummeet banget deh… ya Allah engkau selalu memberikan benturan-benturan kecil demi untuk mendewasakan ruh hamba… makasih ya Allah…


Beberapa hari lalu baca koran Republika punya temen tapi lupa tanggal berapa…

Bulak balikin Koran mpe tangan cape…dan bertemulah mata ini dengan sebuah berita yang insyaallah bikin hati ku senang, bahagia n semoga bisa ngedongkrak semangat juga untuk tetep istiqamah….


mm..mm beritanya mengenai permasalahan aksi-aksi Palestina yang deselenggarakan oleh PKS yang akhirnya dibawa kemeja hijau oleh Panwaslu karNa dianggap melakukan kampanye terselubung. Sekedar info saja dibelahan bumi Indonesia manapun pastinya kader PKS tiap tahun ngadain aksi damai baik itu mengenai Palestina, Afganistan, Iraq dan lainnya dulu juga saat Poso dan Aceh masih panas kita (maksudnya PKS…J) juga ngadain aksi peduli koq,,,, so jangan terlalu cemburu lah ma apapun yang dilakuin ma PKS..OK. selama empat tahun di Jakarta insyaallah saya ga pernh absent saat ikut aksi.


Sebenarnya aksi yang digalang sama PKS selalma ini, terutama aksi yang dilaksanain pada Januari ini yang mengedepankan isu Mengutuk Agresi Israel ke Gaza merupakan aksi pertama yang dilakukan oleh Negara-negara dunia dan aksi ini menjadi titik tolak dilakukannya aksi-aksi serupa di Negara-negara lain…mh…mh.keren ga tuh (astaghfirullah) maaf ya kalo sombong dikit, tapi memang faktanya demikian.


Lucunya aksi damai yang dilaksanakan oleh PKS ternyata tidak semua orang terutama sama orang atau lembaga yang memang tidak menginginkan perkembangan pada partai da’wah ini. Saking paniknya mereka sampe-sampe tega-teganya ngaduin aksi ini ke mahkamah agung karna dianggap sudah melakukan kampanye terselubung… aneh bin ajaib deh… aksi kemanusiaan dibilang kampanye… eh tapi kayaknya bener juga deh kalo PKS memang ngelakuin kampanye…. Yaitu kampanye anti perang dan anti penindasan… benerkan!!!.


Aksi yang melibatkan ribuan kader PKS dari yang kecil, anak sekolah, mahasiswa, mak dan bapa-bapak, ummi dan abi, cucu, kakek-nenek, pokoke lengkap deh ya..semuanya tumpah ruah dijalanan… mungkin ga yah mereka takut dengan banyaknya kader PKS yang ikut aksi yang secara tidak langsung juga memperlihatkan basis kekuatan massa yang dimiliki oleh PKS. Kayaknya ini salah satu penyebab di aduinnya PKS ke Polres.


Menurut saya alasan tuduhan kampanye terselubung yang dililhat dengan banyaknya bendera bernomor adalah alasan yang terlihat sekali sebagai alas an yang di reka-reka, saya yakin mereka (Panwaslu dan Bawaslu) adalah orang-orang yang sangat mengerti sekali dengan politik dan hukum tapi sayangnya ada suara-suara yang tidak menyukai aksi PKS dan mengadukan ini sebagai kampanye terselubung…licik sekali.


Back to Republika….

Koran ini mengadakan survey atas aksi PKS yang di anggap kampanye terselubung, dengan jumlah responden 2539 orang dengan persentase hasilnya adalah:


Tidak peduli hanya berjumlah 4%

Yang setuju sebanyak 16% dan

Yang tidak setuju adalah 80%...


hasil survey ini memperlihatkan bahwa banyak dari masyarakat yg tidak sependapat dengan Panawslu ataupun Bawaslu yang meng klaim bahwa Aksi yang dilakukan oleh PKS adalah bentuk kampanye terselubung.


Alhamdulillah ternyata masyarakat masih cerdas dalam melihat permasalahn yang cenderung dicari-cari ini… dan mudah-mudahan saja ini menjadi sebuah pelajaran politik yang berharga untuk kita… bahwa bukan lagi yang berkuasa yang menang akan tetapi kebenaranlah yang akan menang…Terbukti dengan resmi ditutupnya kasus ini oleh Mahkamah Agung…walaupun Panwaslu masih ingin mengadukan permasalahan ini ketingkat yang lbih tinggi lagi…tapi yakinlah bahwa maker Allah lebih hebat.


Semoga memperkuat ke Istoqomahan kita untuk terus memberikan yang terbaik…aamin

Jilbab

Curhat Jilbab

Sepulang aksi Peduli Palestin tanggal 2 Januari kemarin saya naik busway lagi, capek siih Cuma semua serasa terobati jika saya nginget wajah2 saudara2 saya yang tadi aksi dengan ketulusan hati mereka,,, pokoknya seneeng banget dah ngelihat antusiasme mereka pas aksi bener2 All-out deh, hal ini yang bikin saya selalu optimis ma Usroh ni (jaga ke istiqomahan kami selalu yaa Allah,,,).

Sesampainya di dukuh atas yang arah mau ke Pulo gadung,,, masyaallah banyak banget orang yang ngentree sampe ke tangga sebelum masuk Shelter, mana pas nyampe didalamnya saya ngerasain panaas yang amat sangat ruaarr biasa ditambah ma bau yang naudzubillah deh bikin saya mabuk keliyengan tuh. Setengah jam kemudian Alhamdulillah kita bisa naik juga walaupun ga bisa duduk tak apalah yang penting dah ngerasain adem semriwingnya AC diBusway yg amat sangat di banggakan sama teman kelas saya,,, dan saudara2 tau tidak fenomena apa yang saya lihat di dalam Busway,,,

Dua kenyataan yang sangat bertolak belakang tapi satu yang sama,,, mereka sama2 wanita. Di depan saya berdiri dua orang perempuan dengan perbedaan yang sangat mencolok, kasarnya nih ya yang satu wanita ahli syurga dan yang satunya ahli neraka (secara zahir) astaghfirullah!!. Betapa saya sangat malu saat itu dan yang pastinya temen akhwat saya juga ngerasain yang sama, secara,,, dia yang berada di samping si mba yang lagi jual ‘ketek’ dan dada.

Bayangin aja malam2 dan didalam Busway yang cukup dingin ini ada seorang wanita yang berpakain sangat tidak layak, dengan atasan yang tidak berlengan bahkan Cuma sekedar tali dan memperlihatkan hampir 80% auratnya, seksi memang tapi Timingnya salah,,, sangat salah bahkan.

Selama perjalanan secara tidak sengaja saya berghibah sendiri dalam hati dan nyuekin buku Dari Gerakan Ke Negaranya Ustadz Annis Matta,,, astagfirullah saya ga berhenti ngucap dalam hati mana banyak laki2 saat itu,,, saya malu ma diri sendiri pasalnya sama aja si’mba itu ’ menelanjangi perempuan seluruh dunia termasuk saya, tapi saya juga menjadi orang yang paling bodoh sedunia karna ga bisa berbuat apa2 untuk mengingatkan si’mba itu’, dalam hati saya Cuma berdoa semoga Allah SWT memaafkan saya, si ‘mba itu’ dan orang2 yg ada di Busway saat itu.

Saya jadi berfikir,,, gimana tindakan criminal pada wanita bisa berhenti atau paling ga angkanya berkurang kalo ternyata mereka -para perempuan- sendiri yang memersilahkan para lelaki untuk menjilati tubuh mereka, ntar kalo kena aja laki2 deh yang disalahin,,, padahal kan dah ada rumusnya tuuh ada aksi ada reaksi, ya otomatis perempuan ga bisa nyalahin laki2. kata temen saya jika laki2 dihadapkan pada kenyataan seperti itu sama aja kayak kucing ngelihat ikan asin yang lagi di jemurin,,, ngiler deh bawaannya soalnya yang bekerja itu langsung hormon kemanusiaan mereka. Tapi bukan berarti saya membela mentah2 para lelaki yaa.

Jika saya bandingin ma temen saya yang akhwat yang berdampingan berdirinya deket si’mba itu’ malah putihan temen saya, badannya juga ga kalah langsing ma si’mba itu’ walaupun temen saya lebih kecil. Tapi pemirsa bisa bayangin kalo kita berada di tengah busway,, pastinya kita bakal pegangan ma gantungan,,, nah disini saya juga melihat perbedaan yang bikin hati saya miris soalnya temen saya yang akhwat sibuk ngelingkerin jilbab lebarnya ke bagian lengan agar tidak kelihatan lekukan di daerah sana sementara si’mba itu’ dengan enteng dan tanpa berdosa justru tidak malu dan tanpa segan memperlihatkan lengan bagian dalamnya,,, naudzubillah.

Disini jugalah saya menemukan fenomena betapa Islam dan jilbab sangat memberikan kenyamanan dan pengamanan yang ekstra bagi perempuan. Tapi sangat disayangkan ajaran yang luhur ini malah disalah artikan oleh perempuan-perempuan yang cukup tidak bertanggungjawab*Feminis*, nilai hakiki ini di nodai oleh keinginan dan kepentingan semu mereka.

Secara pribadi saya melihat ada memang beberapa penyebab yang menjadikan para perempuan lose faith terhadap kebermaknaan ajaran Islam tentang jilbab, diantaranya :

§ Keadaan perempuan Arab yang terlihat cenderung termarjinalkan oleh lingkungan sosialnya (bahkan sampai sekarang). Karena basis turunnya ajaran Islam disana otomatis Ini memang menjadi penyebab yang cukup besar dalam mempengaruhi perkembangan pengetahuan perempuan dunia terutama perempuan Islam dalam mengartikan makna jilbab sebenarnya.
§ Media yang dikuasai oleh ummat Yahudi dan nasrani. Nah hal ini juga pengaruhnya sangat besar dalam proses pembentukan jatidiri para muslimah. Secara yang punya media itu orang barat dan yang pastinya nilai-nilai yang mereka tawarkanpun akan mengekor pada budaya dan life stylenya mereka dong dan disini sering terjadi pengaburan makna jilbab yang sesungguhnya.
§ Rendahnya kesadaran perempuan dalam mencari makna jilbab yang sebenarnya, soalnya mereka dah il-fil duluan ma orang-orang yang dah jilbaban yang terlihat ga modis, kuper alias kurang pergaulan, gaptek, susah dapet kerjaan, lama dapet jodoh dan sederet labelling negative lainnya dan menjadi momok yg cukup menakutkan bagi mereka yg punya niat buat pake jadi pasang surut.(padahal ga gitu juga yak!!)
§ Para muslimah ga mau capek buat jemput bola. Paling ga lakuin pendekatan pribadi ato bahasa kerennya Da’wah Fardhiyah, membiarkan kesalahan pemaknaan jilbab berlarut-larut,,, ibaratnya penyakit dah akut gitu,,, dah susah nyari obat yang cucok,,,.
§ Kebanyakan kita melakukan pendekatannya bukan pendekatan ilmiah. Sekarang dah ga bisa lagi nembak mereka pake QS An Nur, hadis dan lainnya. Pake pendekatan ilmiah kayaknya lebih paten deh yaa,,,. Memberikan penjelasan kenapa jilbab itu wajib dari manfaatnya. Misalnya menjaga kulit dari sengatan matahari langsung, ga gerah soalnya udara dalam tubuh mslimah yang nutup aurat secara benar itu konstan alias tetap, truzz para dokter Australia dan Amerika juga menyarankan para perempuan mereka untuk memakai baju yang menutup tubuh (kudu ada fakta). Jangan lagsung ditembak ma ayat2 n hadis,, tapi bukan berarti ga mempan ya,, kita harus lihat objek nya dulu.

Masih banyak lagi siih ya penyebabnya, namun apa yang saya paparkan ini Cuma mengulik balik dari alasan kuno tapi alasan itu masih ada disaat jilbab sudah menjadi sebuah fenomena trade-setter muslimah tapi ternyata fenomena ini tidak cukup bisa merubah mind-set sebagian masyarakat untuk segera menutup harta berharga mereka yang di titipin Allah SWT.

Tapi dengan perkembangan kuantitas pemakai jilbab saat ini kita harus angkat topi ma para Suyuh kita yang dah berjuang agar jilbab bisa diterima dikalangan masyarakat dan negara. Mudah2an aja kita ga lupa ma peranan mereka (para muslimah tahun 70-80an) dalam memperjuangkan kepentingan jilbab, jadi sekarang kita ga perlu pulang karna di usir dari sekolah or tempat kerja cuma gara2 pake jilbab doang. Nah kawan muslimah,,, bersyukurlah kalian. Alhamdulillah.

menangis

Menangis ...

Menangis adalah kegiatan fisik pertama yang dilakukan oleh manusia disaat pertamakali dilahirkan, akan tetapi dengan adanya tangisan itulah orang-orang tercinta yang ada disekeliling kita tertawa bahagia, karna tangis kita adalah pertanda kehidupan.
Menangis adalah naluri, manangis juga fitrah dan sekaligus nikmat dari Allah SWT. Bayangkan jika kita ga bisa nangis, otomatis kotoran yang ada dimata kita pada bertumpuk dan akan mengakibatkan kebutaan... Subhanallah bukan. Ada orang yang gampang menangis, ada yang susah menangis dan ada juga yang ga bisa nangis.

Ada kisah saat Rasulullah dan para mujahid akan melaksanakan perang Tabuk. Karna kondisi alam yang tidak seperti biasanya, lagi musim panas (bisa dibayangin aja musim panas di Arab) maka keluarlah ketentuan dari Rasulullah saat itu bahwa yang bisa ikutan perang Tabuk saat itu hanyalah para sahabat dan mujahid yang mempunyai kendaraan (maksudnya kuda dan onta yaa..).


Akan tetapi saat itu tidak semua sahabat atau para mujahid yang mempunyai Onta ataupun kuda yang bisa dipakai untuk tunggangan mereka saat perang Tabuk nanti. Karna dari awal mereka telah mempersiapkan iman dan fisik mereka maka para sahabat yang tidak mempunyai kendaraanpun sedih dan menangis karna itu artinya kesempatan mereka untuk meraih syahid dan berjuang dijalan Allah tertutup sudah. Maka dengan kesedihan yang amat sangat itu menangislah mereka, dan ternyata tangisan mereka ini menggetarkan ‘Arsy Allah SWT hingga akhirnya diturunkanlah QS At Taubah ayat 92 :

"dan tidak ada (ppula dosa) atas orang-orang yang dating padamu (Muhammad), agar engkau memberikan kendaraan kepada mereka, lalu engkau berkata ‘aku tidak memperoleh kendaraan untuk membawamu’ lalu mereka kembali sedang mata mereka bercucuran air mata karna sedih sebab mereka tidak memperolah apa yang akan mereka infakkan (untuk ikut berperang)".

Ikhwahfillah,,, tangis mereka bukanlah tangisan biasa, tangisan mereka adala tangisan kencintaan pada Islam, tangisan mereka adalah tangisan kerinduan akan pertemuan pada Rabb mereka. Karna bagi mereka perang bukanlah sesuatu yang menakutkan atau sesuatu yang harus dijauhi melainkan peristiwa yang selalu mereka tunggu untuk menuju cita-cita tertinggi mereka,,, syahid.

Tangisan keimanan sangat berbeda denga tangisan cengeng, tangisan keimana adalah tangisan seorang hamba yang merindukan pertemuan dengan Allah. Allah SWT sangat menyukai tangisan-tangisan rindu dari hambanya, Allah menyukai tangisan keimanan dari hambanya, dan Allah pun menyukai tangisan-tangisan kekhusyukan seorang hamba yang lahir dari hati yang bening dan jiwa yang bersih.

"….. apabila dibacakan ayat-ayat Allah yang Maha Pengasih pada mereka, maka mereka tunduk sujud dan menangis ". QS. Maryam 58.
"dan mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk". QS Al Israa 109.

Begitu dahsyatnya tangisan-tangsan yang dilandasi oleh rasa rindu dari seorang hamba pada Rabbnya, hingga bisa menggetarkan Arsyi Nya. Tangispun dapat melebutkan hati yang keras, tangisanpun dapat mencairkan kebekuan.

Bagaimana dengan tangisan kita selama ini, adakah tangisan kita adalah tangisan cinta kepada Nya, adakah tangisan kita karna luapan rindu akan JannahNya, ataukah tangisan kita hanyalah tangisan ketakutan pada neraka, ataukah tangisan kelemahan atau barangkali hanya sebuah tangisan kebohongan. Ataukah hati dan jiwa kita terlalu pongah untuk menangis mengharapkan CintaNya,,,, Astaghfirullah.
***
Menangislah….

Menangis bukanlah gambaran kelemahan
Menangis juga bukan sebuah kepengecutan
Apalagi ketidak berdayaan

Akan tetapi menangis adalah prosa kelembutan
Menangis adalah sebuah penghargaan diri
Serta bentuk kelekatan diri pada iman

Menangislah saudariqu....
Karna pada tiap butirnya ada kelegaan
Menangislah saudariqu...
Karna pada tiap alirnya adalah luruh dosamu

Maka menangislah engkau karna rindu pada Rabbmu
Karna iapun akan merinduimu
Menangislah engkau karna takut akan murkaNya
Maka kan kau dapati CintaNya kan bertambah padamu
Maka menangislah,,,, menangislah

Menangislah karna luapan rindu dan Cinta pada Nya

wanitaa

Wanita Susah Dibuat Bahagia
Jika dikatakan cantik dikira menggoda
jika dibilang jelek di sangka menghina
Bila dibilang lemah dia protes
bila dibilang perkasa dia nangis

Maunya emansipasi, tapi disuruh benerin genteng , nolak (sambil ngomel masa disamakan dengan cowok)
Maunya emansipasi, tapi disuruh berdiri di bis malah cemberut (sambil ngomel, Egois amat sih cowok ini tidak punya perasaan)

Jika di tanyakan siapa yang paling di banggakan, kebanyakan bilang Ibunya, tapi kenapa ya .... lebih bangga jadi wanita karir, padahal ibunya adalah ibu rumah tangga.

Bila kesalahannya diingatkankan, mukanya merah..
bila di ajari mukanya merah,,
bila di sanjung mukanya merah
jika marah mukanya merah, kok sama semua ? bingung !!

Di tanya ya atau tidak, jawabnya diam;
ditanya tidak atau ya, jawabnya diam;
ditanya ya atau ya, jawabnya :diam,
ditanya tidak atau tidak, jawabnya ; diam,
ketika didiamkan malah marah (repot kita disuruh jadi dukun yang bisa nebak jawaban orang lain)

WANITA MEMANG SUSAH DI BUAT "BAHAGIA"
***
Penggalan tulisan diatas saya ambil dari FSnya pacar temen kosan saya, dan inipun saya alami saat kuliah Sosiologi Gender. Di mata kuliah ini semua mengenai gender di kulik ampe panas,,, eh maksudnya sampe habis bahkan habis-habisan. Dari yang penting sampe yang ga penting pun dibahas, tapi yang saya tangkap dikuliah ini adalah ke egoisan perempuan yang tidak bersyukur dengan apa yang ada pada dirinya. Inilah yang dialami oleh saudari-saudari kita Feminis,,, disorientalis ke-perempuan-an.

Saya kalo mata kuliah dah berkaitan sama politik dan gerakan maka tak ada kata tidak untuk mengemukakan pendapat saya,,, apalagi kalo ada dosen yang kepleset ngomong dan menurut saya itu kurang tepat maka ga segan-segan saya akan interupsi, terserahlah dibilang sok tau atau apa yang penting saya bisa meluruskan apa yang memang seharusnya diperlurus.
Yang paling ga saya suka itu, cenderung teman-teman saya hanya menelan habis-habisan info atau materi yang di transfer and yang dilontarkan oleh dosen,,, untung aja tuh dosen ga ngelontarin tank ya,,, bisa keselek tuh mahasiswa. Sekedar informasi saja, Kelompok Feminispun terbagi dalam beberapa macam dan yang paling keras terhadap isu emansipasi itu adalah Feminis Radikal dan Marxis.

Feminis Radikal ini paling ga suka dengan laki-laki baik secara simbol ataupun secara fisik karna mereka melihat laki-laki sebagai simbol penindasan bagi perempuan dan kebanyakan yang jadi anggotanya adalah para Lesbian tapi ga semuanya perempuan ada juga laki-laki. Nah kalo Feminis Marxis ni yang lumayan masuk akal sih, mereka berkoar-koar agar kesempatan antara laki-laki dan wanita secara sosial dan ekonomi disamakan, mereka berangkat dari penindasan yang terjadi pada wanita dan anak-anak saat Revolusi Industri di Perancis.

Untuk di Indonesia sendiri mereka punya tujuan untuk mendobrak akar budaya Patrilineal yang mendarah daging, mereka bersumsi bahwa keterbelakangan wanita Indonesia itu disebabkan karna adanya budaya Patrilineal yang di konstruksi secara sengaja dan tidak oleh masyarakat.
Bagi mereka Agama juga harus bertanggung jawab atas ketidaksamaan Hak antara laki-laki dan perempuan selama ini, menurut mereka Agama itu sangat bias Gender dan menyebabkan wanita ga survive dalam hidupnya,,, waah pas Dosen saya ngomong gini saya langsung interupsi dan mengatakan bahwa bukan Agama yang menyebabkan bias Gender tapi orang yang memaknakan ajaran agamanya mengenai perempuan yang ga menyeluruh. Contohnya saja Islam, bisa dilihat koq bagaimana perjuangan para sahabat-sahabat wanita pada zaman Rasulullah,,, atau saat ini deh,,, saya bisa lebih mobile dibandingkan temen-temen sekelas saya yang lain yang pada kupu-kupu alias kuliah-pulang doang (songong dikit ga papalah...).
Pernah karna saking malesnya komentar,,, pas diminta komentar sama temen saya, bilang aja,,, yaudah kalo emang mau ada kesetaraan kalian mau ga gantiin bapak atau abang kalian untuk ngeronda satuuu malam aja?,,,, temen saya jawab,,,yaah ga gitu juga doong,,, yeee ngeles aja pinternyaaa,,, dasar perempuan,,,uupps.

Ato lain waktu juga saya pernah diskusi sama mahasiswa S2 UI, katanya sebenarnya dalam Islam juga ada bias gender dan ini desebabkan karna yang bahas Fikih terutama Fikih perempuan itu laki-laki semua kan belum pernah kedengaran kalo yang nulis Fikih wanita adalah seorang wanita dan ga jarang aturan mengenai wanita ini justru memunculkan peran ganda (double burdan), misalnya aja Perempuan ga apa-apa kog kerja diluar rumah asal ga lupa aja sama kewajibannya dirumah, mereka ga berusaha untuk membalikkan paradigma itu ke diri mereka sendiri (maksudnya laki2),,, yaah laki-laki boleh nyari duit diluar tapi juga jangan lupa ma tugas-tugas dirumah...nah lho,,, pusing saya jadinya.

Tapi sebenarnya gini lho,,, dalam Islam itu dah ada yang namanya spesialisasi dan ini yang seharusnya disadari oleh para lelaki dan wanita. Spesialisasi kewajiban dan hak antara laki-laki dan wanita yang dah diciptakan olah Allah SWT sesuai dengan kemampuan lahiriah dan naluriahnya.

Sebenarnya tuh Islam dah memihak banget lho sama perempuan bayangin aja kalo laki-laki yang nyari duit untuk keluarga itu dah merupakan kewajibannya dia tapi kalo perempuan yang nyari duit demi menolong sang suami maka itu dianggap sebagai sedekah dia untuk keluarga dan suaminya,,,mh,,mh gimana?...spokat!!!

wanita lagii

Saduran dari blog merahsenjakala
Istimewanya wanita
Kaum feminis bilang susah jadi wanita, lihat saja peraturan dibawah ini :

1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.
9. Dll.

Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA ".

Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya)?

Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.

Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?

Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, ia perlu / wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak?

Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia mati karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya?

Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita, yaitu : Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.


Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu : sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan menjaga kehormatannya.

Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita .... kan?

Ingat firman Nya, bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan segala upaya, sampai kita ikut / tunduk kepada cara-cara / peraturan buatan mereka.

Yakinlah, bahwa sebagai dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala hukumnya/peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan/hukum buatan manusia.